Rabu, 22 Februari 2017

Hubungan Farmakognosi dengan obat

 Hasil gambar untuk animasi bergerak
 Perkataan Farmakognosi berasal dari dua kata Yunani yaitu Pharmakon yang berarti obat dan gnosis yang berarti ilmu atau pengetahuan. Jadi farmakognosi berarti pengetahuan tentang obat. Definisi yang mencakup seluruh ruang lingkup farmakognosi diberikan oleh Fluckiger, yaitu pengetahuan secara serentak berbagai macam cabang ilmu pengetahuan untuk memperoleh segala segi yang perlu diketahui tentang obat. Ada beberapa definisi tentang obat misalnya :

  1. Obat : Yakni suatu bahan atau paduan bahan – bahan yang dimaksudkan untuk digunakan dalam         menetapkan diagnosa, mencegah, mengurangkan, menyembuhkan penyakit atau gejala penyakit,         luka atau kelainan badaniah dan rohaniah pada manusia atau hewan, memperelok bagian badan           manusia.

  2. Obat Jadi : Yakni obat dalam keadaan murni atau campuran dalam bentuk serbuk, cairan, salep,           tablet, pil, suppositoria atau bentuk yang mempunyai nama teknis sesuai dengan Farmakope               Indonesia atau buku- buku lain yang ditetapkan pemerintah .

  3. Obat Paten : Yakni obat jadi dengan nama dagang yang terdaftar atas nama si pembuat atau                 dikuasakannya dan dijual dalam bungkus asli dari pabrik yang memproduksinya.

  4. Obat Baru : Yakni obat yang terdiri dari atau berisi suatu zat baik sebagai bagian yang berkhasiat         maupun yang tidak berkhasiat, misalnya lapisan, pengisi, pelarut, bahan pembantu atau                       komponen lain yang belum dikenal, sehingga tidak diketahui khasiat atau kemurniannya.

  5. Obat Tradisional : Adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan,       bahan mineral, sediaan galenik atau campuran dari bahan- bahan tersebut, cara tradisional telah           digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar